KECIL TAPI BERPRESTASI HINGGA MANCANEGARA. KENALAN YUK!
Apr201629

Meskipun katanya  sistem pendidikan di Indonesia dianggap  masih belum sebaik di negara lain dikarenakan indonesia merupakan negara berkembang, tetapi hal ini sama sekali tidak lantas menjadikan anak-anak muda di indonesia tidak berprestasi. Justru anak anak muda ini mampu bersaing dan mencetak prestasi di kancah internasional siapa saja sih mereka ini dan seperti apa sih prestasi yang mereka torehkan hingga akhirnya menjadikan mereka kebanggan bangsa…..

  1. Hibar Syahrul Gafur

Siswa kelas VIII SMPN 1 Bogor ini sukses meraih medali emas dalam kompetisi International Exhibition of Young Investor (IEYI) yang dilaksanakan di Malaysia dengan karya ciptaannya sepatu listrik anti pelecehan seksual. Kalau dilihat secara sekilas  sepatu ini tidak berbeda dengan sepatu wanita  tipe wedges. Di dalam hak tebal sepatu, ada rangkaian listrik yang dirancang khusus. Jika wanita merasa dalam bahaya, dia tinggal menginjak tombol yang ada di bagian belakang sepatu. Didalamnnya terdapat listrik sebesar 450 watt cara menggunakannya juga mudah Baraya tinggal melakukan tendangan terhadap si pelaku pelecehan seksual dan otomatis listrik 450 watt itu akan menyerang pelaku.

  1. Hania dan Fahma

Kedua kakak beradik ini menorehkan prestasinya di ajang penghargaan internasional  APICTA (Asia Pasific  ICT Awards) 2010 dengan kategori Secondary Student Project, dimana mereka berdua ini membuat sebuah aplikasi game edukasi untuk handphone yang dibuat dari adobe flash lite untuk ponsel nokia N71. Aplikasi game yang diberi nama “My Mom mobile Phone as my sister tutor (Handphone ibuku untuk belajar adikku). Sukses mengantarkan mereka berdua menjadi juara dan mendapat Piala Juara APICTA 2010. Mereka juga mendapatkan apresiasi dan skor tertinggi di ajang ini mengalahkan para peserta lainnya yang berasal dari luar negeri. Hania Pracika Rosmansyah  siswi SD Cendikia Bandung dan Fahma Waluya Rosmansyah SMP Salman AL-Farisi Bandung ini merupakan kontestan termuda yang meraih penghargaaan di ajang ini, dan berhasil meraih juara karena biasanya kontestan yang mengikuti ajang ini kebanyakan berasal dari sekolah menengah dan atas. Wow kereennn

  1. Melody Grace Natalie dan Mariska Grace

Mereka berdua ini merupakan salah satu dari generasi muda indonesia yang mengikuti ajang International Conference of Young Scientists (ICYS) 2013 yang diselenggarakan pada 15-22 April 2013 di Sanur, Denpasar, Bali. Pada ajang bergengsi untuk ilmuwan muda ini, Indonesia berhasil meraih lima medali yang terdiri dari dua medali emas, satu perak dan dua perunggu, serta tiga Special Awards. Melody Grace Natalie dari SMA Stella Duce I Yogyakarta berhasil meraih medali emas dengan karya nya yaitu membuat sunblock dari mata cumi-cumi untuk melindungi kulit dari bahaya sinar matahari, sedangkan Mariska Grace dari SMAK Cita Hati yang sama-sama meraih medali emas berhasil menjadi pemenang  melalui penelitiannya yang berhasil memanfaatkan kulit kacang untuk mengurangi kadar ion tembaga di dalam air.

  1. Srihanik

Meskipun terlahir dengan keterbatasan kemampuan mendengar, tidak menyurutkan Srihanik salah satu siswi dari SLB Dharma Wanita Grogol Kediri untuk meraih prestasi. Siswi kelas VIII sukses meraih juara pertama dalam lomba desain grafis tingkat SLB se jawa timur. Dan tau kah Baraya awalnya Srihanik ini bahkan sama sekali belum pernah menggunakan komputer dan dia baru belajar desain grafis selama 2 hari saja. Tetapi karena kecerdasannya dia mampu menguasai semua materi yang dipelajarinya. Karyanya membuat poster dan desain website yang bertemakan bahaya narkoba membuat banyak pihak kagum.

  1. Ayu Lestari, Nurina Zahra, dan Elizabeth Widya

Ketiga sahabat asal SMAN 6 Yogyakarta ini berhasil meraih prestasi lewat karya mereka yang berhasil membuat alat penyaring sampah yang bisa digunakan di air dan sungai. Bahkan berkat karya mereka ini berhasil meraih medali emas dalam ajang penghargaan ajang penemu muda internasional. Alat yang dimaksud adalah prototipe berukuran 50 x 30 cm berwarna perak. Di sisi mulut alat yang diberi nama Thundershot ini terdapat baling-baling vertikal yang mampu menarik arus. Di sisi pangkalnya terdapat sabuk berputar yang dipasang plat menyerupai sekop.

Nah itu dia para generasi cilik asli dari indonesia yang sukses di kancah penghargaan dunia, meskipun usia mereka masih muda tapi bisa membuat bangga apalagi mereka ini merupakan generasi penerus bangsa di masa yang akan datang. Semoga dengan mengulas kisah para generasi cilik ini bisa menginspirasi kita semua,  Selamat Hari Pendidikan Nasional.