Game Horor Bandung laris sampai Amerika
Feb201516

Jadi Pemuda Bandung penyuka game, haruslah berbangga, karana salah satu game buatan Bandung kini bisa laris sampai ke luar, Pengunduh game horor petualanganDread Out buatan studio Digital Happiness di Bandung kini telah menembus angka 10 ribu orang dari penjuru dunia. Pengunduh terbanyak berada di Amerika Serikat, kemudian Rusia, lalu Eropa Barat. 

“Indonesia pada urutan ketujuh,” kata ketua tim sekaligus pendiri studio Digital Happiness, Rachmad Imron, Rabu, 4 Februari 2015.

Setelah membuat demo game tersebut pada 2013, versi perdana Dread Out meluncur pada Mei 2014. “Sebulan setelah rilis, pengunduhnya langsung sekitar 10 ribu orang,” ujar Imron. Pengunduh itu terpantau dari data situs tunggal yang menjual game itu secara online seharga Rp 165 ribu.

Dengan pengunduh sebanyak itu, Imron mengaku telah balik modal untuk ongkos produksi pembuatan game tersebut. Serial lanjutan atau babak kedua sekaligus penutup game tersebut akan segera diluncurkan. Beberapa perubahan dari game babak perdana, di antaranya permainan pada game terbaru itu, menantang kelihaian pemain dari kejaran sosok gaib.

Dread Out memakai tokoh gadis bernama Linda. Penampilan dan kostumnya bisa dipilih, seperti siswi SMA hingga berpakaian tradisional. Linda dan kawan-kawannya terjebak di sebuah kota mati setelah terkena tsunami. Untuk mencari jalan keluar dengan selamat, Linda harus menghadapi beragam rintangan dan melawan sosok-sosok gaib. Baik latar maupun hantunya berciri khas Indonesia.

By. Tempo