Aug201710

1108074nias-3780x390

#BUDAYAUNIKINDONESIA

Indonesia termasuk negara yang memiliki banyak sekali keberagaman budaya, adat istiadat, serta kekayaan flora dan faunanya. Sehingga Indonesia menjadi negara yang unik di mata dunia. Tidak heran jika Indonesia menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik untuk di kunjungi. Membicarakan negeri kita tercinta ini, memang tidak ada habisnya dan kali ini mimin mau memberi info seputar salah satu budaya yang unik dan cuma ada di Indonesia.

Berbicara tentang budaya setiap daerah memiliki ritual unik yang biasa dilakukan di masyarakatnya. Nah salah satu contohnya adalah ritual khusus yang dilakukan setiap kali ada anggota keluarga atau masyarakat yang dianggap sudah cukup umur alias dewasa. Nah untuk menandainya biasanya mereka melakukan ritual unik apa saja sih ritualnya ? mari kita kupas satu persatu…..

KERIK GIGI

Ritual yang mirip dengan Suku Dhawe ini dilakukan oleh Suku Mentawai di Sumatera Barat. Umumnya gigi yang dikerik akan dibuat meruncing. Mereka yang melakukan ini harus menahan sakit karena prosesnya cukup menyakitkan dan tentunya tanpa obat bius sama sekali.

SORONGI’IS

Di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur terdapat Suku Dhawe yang memiliki ritual khusus penanda kedewasaan. Remaja yang sudah dianggap memasuki usia dewasa di suku Dhawe akan dipotong giginya atau dikenal dengan istilah Sorongi’is. Sorongi’is dilakukan dengan cara menancapkan batu asah kecil ke gigi orang yang melakukan ritual tersebut. Setelah tertancap, batu asah tersebut digosok-gosok secara berulang kali.

PENAMOU

Di Suku Naulu yang berada di Petuanan Negeri, Dusun Bonara, Kecamatan Seram Utara, Pulau Seram, memiliki tradisi khusus sebagai penanda jenjang kedewasaan seseorang dalam sukunya. Tradisi yang dinamakan Penamou tersebut hanya dilakukan oleh wanita saja, khususnya yang sudah datang bulan. Penamou dilakukan dengan cara mengasingkan gadis yang sedang datang bulan tersebut ke sebuah rumah khusus. Mereka tidak boleh berinteraksi dengan siapapun. Para lelaki pun tak boleh melewati rumah tersebut.

FAHOMBO

Fahombo juga disebut sebagai lompat batu. Ritual ini dilakukan oleh orang-orang di Desa Bawomatoluo di Nias Selatan. Falombo ini hanya dilakukan oleh para lelaki yang sudah cukup umur dan dianggap dewasa.  Jika seorang laki-laki yang ingin memperoleh predikat sebagai pria dewasa, maka dia harus melakukan Fahombo atau melompati batu dengan ketinggian tertentu.

Nah itu dia beberapa adat budaya yang masih dilakukan oleh masyarakat Indonesia, meskipun sekarang zamannya sudah maju dan mungkin ada beberapa ritual yang dianggap unik atau bahkan diluar kebiasaan orang modern, akan tetapi sudah sepatutnya kita mengetahui dan menjaga kelestariannya. Karena biar bagaimanapun budaya indonesia merupakan salah satu warisan leluhur yang patut dilestarikan.

#IngatRadioIngatCakra

#GeberMerdekaBray