POHON-POHON YANG PALING BANYAK DI BURU MANUSIA
Jan201519

Banyak tanaman asli Indonesia yang dari hari ke hari semakin langka. Penyebabnya sebagian besar karena ulah manusia. Padahal banyak tanaman-tanaman itu adalah tanaman endemik atau hanya ada di Indonesia. Aturan yang tegas yang disertai dengan kesadaran bersama akan mencegah tumbuhan-tumbuhan langka dari kepunahan. Berikut adalah pohon-pohon yang paling banyak di buru manusia :

Pohon Cendana. Pohon penghasil kayu dan minyak Cendana. Kayunya digunakan sebagai rempah-rempah, bahan dupa, aromaterapi, campuran parfum, serta sangkur keris (warangka). Kayu dan minyak Cendana juga dianggap sebagai obat alternatif untuk membawa orang lebih dekat kepada Tuhan dan juga untuk penyembuhan berbagai penyakit.

Pohon Bambu. Pohon ini banyak manfaatnya terutama untuk kostruksi. Biasanya rumah-rumah di pedesaan Jawa masih banyak yang memakai dinding bambu. Pohon Bambu yang tebal terutama di bagian pangkal dipakai sebagai kaso. Batang Bambu juga banyak dipakai sebagai jembatan darurat. Bambu berkualitas tinggi lebih kuat dibandingkan baja, sehingga dapat digunakan sebagai bahan bangunan maupun senjata. Sehingga Bambu disebut  tanaman dengan laju pertumbuhan tertinggi di dunia.

Pohon Bakau. Pohon besar dengan akar tunjang ini memiliki kegunaan yang baik sebagai bahan bangunan, kayu bakar, dan sebagai bahan pembuat arang. Kulit kayu menghasilkan tanin yang digunakan sebagai bahan penyamak. Satu lagi kegunaan kayu bakau, adalah untuk bahan kertas. Menurut berita, jenis kertas yang dibuat dari kayu bakau adalah termasuk kertas kualitas tinggi.

Pohon Jati adalah sejenis pohon penghasil kayu bermutu tinggi. Pohon ini besar, berbatang lurus,  dan dapat tumbuh mencapai tinggi 30-40 m. Di Indonesia sendiri, selain di Jawa dan Muna, Jati juga dikembangkan di Bali dan Nusa Tenggara.  Pohon Jati terkenal sebagai bahan baku furniture yang cukup mahal dan sering digunakan pula dalam struktur bangunan. Rumah-rumah tradisional Jawa, seperti rumah Joglo Jawa Tengah, menggunakan kayu jati di hampir semua bagiannya.

Pohon Pinang. Pohon Pinang adalah sejenis palma yang tumbuh di daerah Pasifik, Asia dan Afrika bagian timur. Pinang juga merupakan nama buahnya yang diperdagangkan orang. Biji Pinang digunakan dalam ramuan untuk mengobati sakit disentri, diare berdarah, dan kudisan. Biji ini juga dimanfaatkan sebagai penghasil zat pewarna merah dan bahan penyamak, selain itu biji Pinang itu diperdagangkan ke luar negeri untuk diolah menjadi semacam permen sebagai makanan kecil. Batangnya kerap diperjual belikan, terutama di kota-kota besar di Jawa menjelang perayaan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus, sebagai sarana untuk lomba panjat pinang.

Pohon Cengkih merupakan tanaman tahunan yang dapat tumbuh dengan tinggi 10–20 m, mempunyai daun berbentuk lonjong yang berbunga pada pucuk-pucuknya. Cengkih dapat digunakan sebagai bumbu, baik dalam bentuknya yang utuh atau sebagai bubuk. Bumbu ini digunakan di Eropa dan Asia. Di  Indonesia, cengkih juga digunakan sebagai bahan rokok kretek.

Kakao merupakan tumbuhan berwujud pohon yang berasal dari Amerika Selatan. Dari biji tumbuhan ini dihasilkan produk olahan yang dikenal sebagai cokelat. Biji Kakao adalah bahan utama pembuatan bubuk kakao (coklat), yang bisa di olah menjadi kue, es krim, makanan ringan, susu, dan lain-lain.