Sep201627

                 Memperingati Ulang Tahun Bandung yang ke 206, di usia ini pastinya sudah banyak yang terjadi dan berubah dari kota tercinta kita ini. Pada awalnya pusat kota Bandung terletak di tepi sungai citarum yang sekarang lebih dikenal dengan nama daerah Dayeuh Kolot yang artinya Kota Tua. Akan tetapi setelah adanya jalur jalan Pos dari Anyer ke Panarukan, membuat Gubernur Jenderal Hindia-Belanda, Herman Willem Daendels memerintahkan kepada RA Wiranatakusumah II sebagai Bupati Bandung untuk memindahkan pusat kota Bandung.  Karena dianggap terlalu jauh dari jalur pos yakni sekitar 11 KM. Oleh sebab itu maka Bupati Bandung RA Wiranatakusumah II memutuskan untuk memindahkan pusat kota Bandung ke daerah Kampung Cikalintu yang terletak di lembah sungai Cikapundung yang saat ini lebih dikenal dengan nama Cipaganti. Masjid Cipaganti yang sekarang berdiri pun dulunya adalah rumah pertama dari bupati bandung RA. Wiranatakusumah II.

masjid cipaganti

(Gambar : rumah pertama bupati bandung yang sekarang menjadi masjid cipaganti)

              Sayangnya pada saat Bupati Bandung RA. Wiranatakusumah II memberitahukan bahwa pusat kota Bandung dipindahkan ke kampung Cikalintu, Deandles tidak setuju alhasil RA. Wiranatakusumah II harus mencari pusat kota yang baru. Jujur saja pada zaman dahulu sulit untuk mencari pusat kota Bandung karena pada zaman dahulu Bandung masih merupakan rawa-rawa (bekas danau purba Situ Hyang), dan yang  kedua untuk mencari daerah baru itu harus berpedoman kepada sebuah primbon tata letak, kalau sekarang istilah kerennya semacam feng sui. Setelah mencari cari akhirnya RA. Wiranatakusumah menemukan daerah yang baru yakni di Kampung Pangumbahan. Kampung ini letaknya di lembah cikapundung, dan di kampung ini semua warganya dikenal memiliki mata pencaharian sebagai tukang cuci di sungai cikapundung. Kampung Pangumbahan sendiri sekarang dikenal dengan nama Kebon Kawung.  Tapi Ternyata tempat itu juga tidak sesuai dengan keinginan Deandels.

desa pangumbahan dulu dan sekarang

(Gambar : Desa Pangumbahan yang saat ini dikenal dengan nama daerah kebon kawung)

                       Pak Bupati, pun mencari tempat yang lain lagi, dan sampailah ke tempat yang sekarang menjadi Alun-alun Bandung. Kenapa Alun-alun Bandung dipilih sebagai pusat kota, karena konon dengan petimbangan bahwa tatar pasundan daerah ini memenuhi syarat sebagai tempat yang dinamakan Galudra Ngoeploek. Hingga akhirnya tanggal 25 September 1810 diresmikanlah Alun-alun sebagai Pusat Kota Bandung yang baru sampai sekarang. Setelah diresmikan pusat kota yang baru, kota Bandung menjadi lebih maju dan berkembang ditandai dengan Bandung yang dijadikan pusat kota militer oleh belanda. Hingga tanggal 1 April  tahun 1906 Kota Bandung resmi mendapat status GEMEENTE atau kota praja. Pada saat itu di Bandung ada sebuah perkumpulan bernama Bandong Vooruit dan perkumpulan inilah yang gencar menata Bandung hingga akhirnya kota ini mendapat julukan Paris Van Java.

alun alun tempoe dulu

(Gambar : Aloen Aloen jaman dulu)

                   Di era tahun 1920 Bandung mengalami masa keemasannya, karena di tahun itu pertumbuhan ekonomi sangat pesat meskipun tidak semua  orang menikmatinya terutama orang Pribumi.  Sampai tahun 1997 tanggal 1 April masih diperingati sebagai Hari jadi kota Bandung, karena pada tanggal 1 April  tahun 1906 Bandung memperoleh status sebagai Gemeente alias Kotapraja/Kotamadya. Kemudian di awal tahun 1997 dibuatlah sebuah rapat dimana keputusannya mengganti mengganti peringatan hari jadi Kodya Bandung menjadi tanggal 25 September. Dan saat ini kota Bandung menjadi salah satu kota wisata yang ada di Indonesia. Bukan hanya keindahan alam dan udara nya yang sejuk yang menjadikan kota ini semakin menarik untuk dikunjungi. Tetapi Banyaknya ragam destinasi wisata mulai dari wisata belanja hingga kuliner dengan harga yang terjangkau menjadikan kota kembang menjadi kota favorit banyak orang untuk berlibur.  Selamat ulang tahun Kota Bandung yang ke 206 semoga kota Bandung menjadi kota yang menginspirasi positif bagi kita semua.

bandung masa kini