Mar201703

124691-makan-di-warteg

 

Warteg, alias warung tegal pasti sudah tidak asing lagi di telinga Baraya. Apalagi warteg menjadi salah satu alternatif pilihan hampir semua orang untuk mencari makan dengan harga murah meriah tapi enak. Dan warteg juga menjadi salah satu tempat makan favorit bagi semua kalangan mulai dari mahasiswa sampai pekerja. Di indonesia sendiri warteg memang identik sebagai tempat makan murah bagi kalangan kelas menengah ke bawah. Tapi tahukah Baraya kalau ternyata warteg yang selama ini dikenal hanya untuk kelas menengah kebawah ternyata sudah sangat terkenal di luar negeri loh. Bahkan warteg dianggap sebagai salah satu tempat makan yang memperkenalkan budaya masakan khas indonesia di luar negeri. Masih banyak lagi loh fakta seru lainnya tentang warteg yang harus Baraya tahu yuk di cek….

  1. Sejarah Warteg di mulai sejak jaman penjajahan Belanda

 Ada yang percaya bahwa asal usul warteg sebenarnya bisa ditelusuri sejak jaman penjajahan VOC di bawah kepemimpinan bangsa belanda. Yakni dalam bentuk bendeng darurat yang menyediakan logistik untuk pasukan Sultan Agung

  1. Warteg mulai terkenal di tahun 1960

Warteg mulai populer di era 1960-an, saat infrastruktur dibangun besar-besaran. Pekerja dari daerah membanjiri ibu kota sehingga dibutuhkan tempat makan murah meriah

  1. Nasi Ponggol merupakan menu paling khas dari warteg

Salah satu menu yang khas Tegal di warteg adalah ‘Nasi Ponggol’. Tapi sekarang tidak semua warteg tidak lagi menyediakan menu ini buat Baraya yang masih belum tahu apa itu Nasi ponggol ? adalah nasi yang dibungkus daun pisang dengan lauk sambal goreng tempe. Bagi orang Tegal, nasi ponggol identik dengan menu sarapan pagi karena mereka punya kebiasaan makan nasi ponggol pada pagi hari.

  1. Porsi nya yang melimpah dengan harga miring membuat warteg menjadi pilihan banyak orang

Kalau sekarang orek tempe, sayur-sayuran, tempe goreng, dan telur dadar adalah menu wajibnya. Porsi nasi berlimpah bisa jadi pelipur lara untuk yang kantongnya pas-pasan.

  1. Warteg bisa menjadi penyelamat di akhir bulan

Sasaran konsumennya memang rakyat menengah ke bawah. Variasi menu rumahan yang dijual di warteg sangat cocok untuk kantong  anak anak kost yang kangen masakan rumah dengan harga miring di akhir bulan

  1. Warteg juga memiliki cabang di mana mana

 Tidak kalah dengan waralaba internasional seperti KFC dan McD, warteg ada juga yang punya franchise atau cabang dimana-mana

  1. Beberapa warteg juga menyediakan fasillitas melek teknologi

Seolah Tak mau ketinggalan zaman, sekarang bahkan beberapa warteg melek teknologi loh Baraya. Mulai dari warteg  yang buka 24 jam hingga warteg yang menyediakan fasillitas  gratis internetan bagi para pengunjungnya.

  1. Meskipun menu warteg di jual murah tetapi mampu mensejahterakan para pengusahanya

Meskipun warteg identik dengan makanan rumahan kelas menengah kebawah dan biasa dijual murah, nyatanya banyak pengusaha warteg bisa bangun rumah mewah dari keuntungan jualan. Bahkan di Desa Sidakaton dan Sidapura Tegal, ada perumahan mewah eksklusif pedagang warteg

  1. Usaha Warteg merupakan industri mikro yang berperan dalam perekonomian indonesia

Meskipun bukan industri besar, tapi warteg adalah industri mikro yang lumayan berperan dalam perekonomian Indonesia. Ketenarannya bahkan sampai ‘diekspor’ ke luar negeri. Banyaknya warteg di Belanda, jadi simbol tersendiri akan betapa tingginya popularitas makanan rakyat Indonesia.

  1. Seorang Pria di Inggris bernama William Mitchell menjadi pengusaha Warteg pertama di London

Berawal dari kecintaan pada tempe, bule asal Inggris bernama William Mitchell membuka warteg pertama di London. Bahkan Warteg yang jadi makanan rakyat kecil, ternyata populer di dunia.

  1. Warteg sering dijadikan sasaran kampanye politik

Semakin ke sini, warteg tidak hanya punya nilai ekonomis tapi juga politis dan budaya Maka dari itu, predikat sederhana dan merakyat seringkali digunakan jadi sarana kampanye politik

Ternyata Warteg tidak hanya dikenal sebagai tempat makan populer dengan harga miring saja tetapi merupakan sebuah tren usaha yang bisa bertahan sangat lama. Bahkan kepopulerannya bisa sampai ke luar negeri, meskipun warteg dikenal dengan makan khas rakyat jelata tapi tetap mampu mendunia. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Baraya semua ya..:D