Lapar Mata, Bukan Lapar Biasa…
Apr201509

Pernah nggak sih Baraya Cakra udah makan tapi tetep aja lapar? Hal ini seringkali dialami oleh sebagian besar perempuan. Meskipun sudah menyantap makanan, kebanyakan perempuan biasanya tetap menginginkan makanan. Kondisi ini disebut “Lapar Mata” kebiasaan ini sebaiknya mulai dikurangi ya! Karena akan berdampak buruk bagi kesehatan dan gaya hidup baraya. Jika dibiarkan, kebiasaan ini akan menjadi lebih tinggi frekuensinya dan lebih banyak intensitasnya.

Lalu, kenapa yah bisa jadi lapar mata? Ini nih alasannya…

1. Melewatkan Sarapan
Baraya pasti sering menunda makan pagi atau sarapan saat akan beraktifitas. Padahal menurut salah satu ahli gizi, wanita yang kelebihan berat badantapi tidak melewatkan momen sarapan, ternyata dapat tahan dari kondisi lapar mata dibandingkan wanita lainnya yang tidak sarapan. Terlebih lagi, jika sarapan yang disantap ialah sarapan dengan makanan yang banyak protein. Mulai sekarang, baraya harus membiasakan sarapan ya.

2. Makan dengan Porsi yang Banyak
Makan dengan porsi yang berlebihan pada dasarnya akan melebihi apa yang seharusnya tubuh baraya terima. Hal ini sering terjadi pada orang-orang yang lapar mata. Mereka biasanya menginginkan beragam makanan, dengan porsi yang banyak juga. Padahal menurut penelitian, manusia hanya butuh setengah porsi dari itu. Berlebihan dalam hal apapun dampaknya akan kurang baik, untuk itu baraya harus pandai mengurangi porsi makan.

3. Tidak Makan Apapun
Kalau yang ini, pasti baraya cakra sering lakukan. Ini adalah alasan yang paling sering terjadi. Ketika seseorang sering kali membiarkan tubuhnya tidak menyantap apapun, ia akan lapar mata lebih dari seseorang yang makan dengan normal. Untuk itu, baraya yang membiasakan diri tidak makan apapun dan ingin terhindar dari kebiasaan lapar mata, harus mengkonsumsi cemilan yang sehat dengan porsi yang cukup ketika mulai lapar mata.

4. Tidak Mengombinasikan Makanan
Buat baraya yang hobinya makan dengan 1 menu saja, mulai sekarang coba kombinasikan gizi dalam piring baraya. Contoh, kalau biasanya baraya makan hanya dengan telur rebus saja, kombinasikan dengan memakan juga sayuran atau protein lain seperti tahu / tempe
cara mengombinasikan makanan merupakan sebuah cara baru menyantap makanan yang lebih meyenangkan dan penuh cita rasa.

(dari berbagai sumber)

Mar201530

Hari Film Nasional jatuh setiap 30 Maret. Tanggal ini memiliki nilai sejarah sehingga dijadikan hari Film Nasional lho, Baraya! Film dikenal masyarakat Indonesia (dahulu Hindia Belanda) sejak lama. Pada masa awal perkembangan film dunia, Hindia Belanda bukanlah daerah yang ketinggalan zaman soal film.

Hal ini terbukti dari pemutaran film pertama di Hindia Belanda tercatat pada 1900. Sedangkan film yang pertama diputar di dunia tercatat pada tahun 1846. Itu artinya dalam kurun kurang dari dua dekade sejak teknologi film diperkenalkan, masyarakat kita sudah menikmatinya.

Sejarah kemudian mencatat film yang dibuat pertama kali di Hindia Belanda adalah “Loetoeng Kasaroeng” (Lutung Kasarung) yang rilis pada 1926. Film itu dibuat oleh duo sutradara asal Belanda G. Kruger dan L Heuveldorp. Meski digarap sutradara asing, hampir seluruh pemain dalam film itu orang pribumi.

Bisnis film di Hindia Belanda semakin subur, karena pada masa itu film sebagai hiburan yang baru dan unik. Hal ini memicu munculnya sejumlah perusahaan-perusahaan film baru yang dibentuk oleh pengusaha Belanda dan Tiongkok, seperti Java Film Company dan Cosmos Film di Bandung, Halimoen Film, Batavia Motion Pictures, Nansing Film Coorporation, Tan’s Film, Kruger Film Bedrijf di Batavia, Cosmos Film, dan Kruger Film.

Masuk ke babak selanjutnya, pada tahun 1950, seniman bernama Usmar Ismail berinisiatif mendirikan perusahaan film sendiri dengan nama Perfini, dan memproduksi debut film dengan judul “Darah dan Doa.” Film “Darah dan Doa” kemudian dianggap sebagai cikal-bakal kelahiran film nasional, film yang secara mandiri diproduksi dan disutradarai oleh anak bangsa.

Tanggal 30 Maret 1950 adalah pertama kalinya syuting “Darah dan Doa” dimulai. Kemudian tanggal itu dikenang hingga sekarang sebagai Hari Film Nasional.

Selamat Hari Film Nasional, Baraya!

Fakta-Fakta Menarik Seputar Mimpi
Mar201527

Tak bisa dipungkiri jika semua orang di dunia ini pasti pernah mengalami mimpi, kira kira malam ini Baraya akan bermimpi apa ya? Penasaran fakta-fakta mimpi? Yuk disimak.. [baca selengkapnya…]

sebelumnya1...7891011...14berikutnyaHalaman 4 dari 7