Sep201711

canoe-kayak-2385207_960_720

Olah Raga Kayak, merupakan salah satu olah raga yang menggunakan perahu kecil di atas air entah itu di sungai, danau, atau laut. Untuk dapat bergerak si pengendara harus mengayuhnya dengan dua buah pedal dan serta menggunakan gerakan tubuh untuk mengendalikan arah perahu. Berbeda dengan olahraga perahu kano, arum jeram dan olah raga lainnya olah raga kayak merupakan olahraga individual dimana dengan kecepatannya dalam mengayuh sangat menentukan hasil dari garis finish. Salah satu tokoh penting di Indonesia yang suka sekali dengan olah raga kayak adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Menteri Susi Pudjiastuti. Nah berikut ini beberapa hal yang menarik mengenai olah raga kayak…..

COCOK DI LAUT DAN SUNGAI

Bagi yang pernah dengar, kayak biasanya menggunakan sungai sebagai arena bermainnya. Jeram deras (kelas 3) siap memacu adrenalin Baraya.Nggak cuma itu, kayak juga bisa dimainkan di wilayah perairan. Soal keamanan, kayak dilengkapi dengan dek terutup untuk mencegah air masuk ke dalam perahu.

KECEPATAN SEGALANYA

Buat para atlet kayak profesional, kecepatan adalah segalanya. Maklum, kayak didesain untuk melaju secepat mungkin di atas air. Nggak heran, kayak lebih disukai orang karena menggunakan medan air yang menantang dan kompetitif seperti jeram di sungai atau ombak di pantai. Ya, alternatif buat Baraya yang nggak berani main selancar, sih.

BAKAR KALORI

Namanya juga olahraga, pasti ada manfaat bagi kesehatan. Nah, kayak menggunakan seluruh tubuh untuk bergerak, terutama kaki, lengan, punggung, perut hingga panggul. Alhasil, jika Baraya bisa memacu perahu kayak 3-5 mil per jam, Baraya dapat menguras 400 kalori dari dalam tubuh. Lebih baik ketimbang bersepeda, lho!

ASAL USUL

Kayak pertama kali muncul pada ribuan tahun yang lalu. Adalah bangsa Inuit di wilayah Artik yang muncul dengan ide transportasi ini. Mereka menggunakan kayu dan kadang-kadang tulang ikan paus untuk membuat kayak. Tujuan utama kayak dibuat oleh mereka untuk mempermudah aktivitas berburu, terutama untuk menangkap ikan. Kayak sendiri baru pertama kali dikenalkan sebagai olahraga pada tahun 1931 oleh Adolf Anderle.

OLAHRAGA FAVORIT TOKOH DUNIA

Walaupun terkesan sederhana, kayak ternyata disukai oleh para tokoh dunia, lho! Selain Menteri Susi, mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama juga punya hobi berkayak. Saat libur sejenak dari aktivitas, ia tertangkap kamera paparazi berkayak di Edgartown, Amerika Serikat. Selain itu, Perdana Menteri Kanada, Justin Tredeau juga terlihat menikmati kayak bersama sang istri saat main ke Taman Nasional Gulf Islands.

Nah itu dia beberapa hal menarik yang bisa Baraya ketahui tentang olah raga Kayak, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Baraya ya.

Selamat Hari Olah Raga Nasional 2017

Ingat radio Ingat Cakra

Geber Bray

Aug201721

700x466xwr-supratman-700x466.jpg.pagespeed.ic_.PKPJUzhf-C

Sebagai warga negara Indonesia,pasti sudah tidak asing dong dengan lagu-lagu nasional terutama lagu indonesia raya. Lagu ini menjadi lagu kebangsaan Republik Indonesia. Di lingkungan tempat tinggal, sekolah ataupun tempat kerja lagu Indonesia Raya biasa dinyanyikan pada saat upacara bendera.

Ternyata banyak juga yang beranggapan bahwa menyanyikan lagu indonesia raya tidak harus selalu dalam acara atau upacara resmi kenegaraan. Bisa saja Baraya menyanyikan lagu Indonesia Raya pada saat hari-hari biasa semisal pada saat pembukaan konser musik, atau Lagu Indonesia Raya di cover dengan aransemen musik yang lebih modern dan dinyanyikan oleh penyanyi-penyanyi masa kini. Tapi benarkah boleh demikian ?

Itu sebabnya kali ini kita akan membahas mengenai fakta dan juga aturannya dalam menyanyikan lagu Indonesia raya yang benar seperti apa……

Cerita singkat di balik komponis Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Lagu “Indonesia Raya” merupakan hasil karya gubahan komponis Indonesia bernama Wage Rudolph Soepratman, yang lahir di Jatinegara, 9 Maret 1903. Wage Rudolph Soepratman saat itu adalah guru yang dihormati. Lebih dikenal sebagai W.R. Soepratman, Ia juga pernah menjadi wartawan surat kabar “Kaoem Moeda” dan pengarang buku. Bakat musiknya terlihat dari hobinya bermain biola. Ia cukup dipandang karena merupakan putra dari Sersan Instruktur Mas Senen Sastrosoehardjo. Lagu Indonesia Raya yang digubah pada tahun 1924 banyak dianggap sebagai salah satu lagu kebangsaan terbaik di dunia, sejajar dengan The Star Spangled Banner milik Amerika Serikat dan God Save The Queen-nya Inggris. Telah disimpan naskah asli Indonesia Raya, yang pertama kali diperdengarkan dalam Kongres Pemuda II di Jakarta, 28 Oktober 1928, yang kemudian diubah sesuai kesepakatan bersama.

Penggunaan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya itu WAJIB pada momen-momen yang ditetapkan.

Begitu sakralnya makna Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, sehingga momen penggunaannya pun telah diatur secara tegas. Sesuai dengan UU Nomor: 24 tahun 2009 Bab V bagian kedua terkait penggunaan lagu kebangsaan, pasal 59 ayat (1),Lagu Kebangsaan WAJIB diperdengarkan dan/atau dinyanyikan:

  1. Untuk menghormati Presiden dan/atau Wakil Presiden;
  2. Untuk menghormati Bendera Negara pada waktu pengibaran atau penurunan Bendera Negara yang diadakan dalam upacara;
  3. Dalam acara resmi yang diselenggarakan oleh pemerintah;
  4. Dalam acara pembukaan sidang paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Dewan Perwakilan Daerah;
  5. Untuk menghormati kepala negara atau kepala pemerintahan negara sahabat dalam kunjungan resmi
  6. Dalam acara atau kegiatan olahraga internasional; dan
  7. Dalam acara ataupun kompetisi ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni internasional yang diselenggarakan di Indonesia.

Terlepas dari momen-momen yang mewajibkan untuk menyanyikannya, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya juga boleh digunakan untuk momen tertentu. pada pasal 59 ayat (2) disebutkan bahwa Lagu Kebangsaan dapat diperdengarkan dan/atau dinyanyikan:

  1. Sebagai pernyataan rasa kebangsaan;
  2. Dalam rangkaian program pendidikan dan pengajaran;
  3. Dalam acara resmi lainnya yang diselenggarakan oleh organisasi, partai politik, dan kelompok masyarakat lain; dan/atau
  4. Dalam acara ataupun kompetisi ilmu pengetahuan, teknologi dan seni internasional

Penggunaan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya pun diatur secara pasti.

Mulai dari cara menggunakan sampai cara bersikap saat menyanyikan pun telah diatur dengan jelas. Menurut pasal 60 pada bagian ketiga UU, tata cara penggunaan Lagu Kebangsaan adalah sebagaimana berikut:

  • Lagu Kebangsaan dapat dinyanyikan dengan diiringi alat musik, tanpa diiringi alat musik,ataupun diperdengarkan secara instrumental.
  • Lagu Kebangsaan yang diiringi alat musik, dinyanyikan lengkap satu strofe, dengan satu kali ulangan pada refrein.
  • Lagu Kebangsaan yang tidak diiringi alat musik, dinyanyikan lengkap satu stanza pertama, dengan satu kali ulangan pada bait ketiga stanza pertama.

Sebagai tambahan dari pasal 61, apabila Lagu Kebangsaan dinyanyikan lengkap tiga stanza, bait ketiga pada stanza kedua dan stanza ketiga dinyanyikan ulang satu kali. Sementara sikap hadirin tertulis pada Pasal 62 yang berisi bahwa setiap orang yang hadir pada saat Lagu Kebangsaan diperdengarkan dan/atau dinyanyikan, wajib berdiri tegak dengan sikap hormat.

Jangan sembarangan menggunakan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya karena larangannya telah tertulis secara jelas.

Jika Baraya berniat meng-cover atau menggunakan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dalam karyamu dan berbagai acaramu, Baraya juga perlu memperhatikan larangan ini. Berdasarkan pasal 64 di bagian keempat UU Nomor: 24 tahun 2009, setiap orang dilarang:

  1. Mengubah Lagu Kebangsaan dengan nada, irama, katakata, dan gubahan lain dengan maksud untuk menghina atau merendahkan kehormatan Lagu Kebangsaan;
  2. Memperdengarkan, menyanyikan, ataupun menyebarluaskan hasil ubahan Lagu Kebangsaan dengan maksud untuk tujuan komersial; atau
  3. Menggunakan Lagu Kebangsaan untuk iklan dengan maksud untuk tujuan komersial.

Itu dia beberapa aturan dan tata cara dalam menyanyikan lagu Indonesia Raya, jadi intinya undang-undang negara sudah mengatur dan memberi batasan yang jelas mengenai seperti apa dan harus bagaimana dalam menyanyikan lagu kebangsaan ini. yang jelas Baraya harus berhati hati dalam menyanyikan dan harus tahu bagaimana sikap yang harus digunakan pada saat sedang menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat bagi Baraya semua…:D.

Selamat HUT RI ke-72…Indonesia satu Kerja Sama !!!

#IngatRadioIngatCakra

#GeberMerdekaBray

Aug201710

1108074nias-3780x390

#BUDAYAUNIKINDONESIA

Indonesia termasuk negara yang memiliki banyak sekali keberagaman budaya, adat istiadat, serta kekayaan flora dan faunanya. Sehingga Indonesia menjadi negara yang unik di mata dunia. Tidak heran jika Indonesia menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik untuk di kunjungi. Membicarakan negeri kita tercinta ini, memang tidak ada habisnya dan kali ini mimin mau memberi info seputar salah satu budaya yang unik dan cuma ada di Indonesia.

Berbicara tentang budaya setiap daerah memiliki ritual unik yang biasa dilakukan di masyarakatnya. Nah salah satu contohnya adalah ritual khusus yang dilakukan setiap kali ada anggota keluarga atau masyarakat yang dianggap sudah cukup umur alias dewasa. Nah untuk menandainya biasanya mereka melakukan ritual unik apa saja sih ritualnya ? mari kita kupas satu persatu…..

KERIK GIGI

Ritual yang mirip dengan Suku Dhawe ini dilakukan oleh Suku Mentawai di Sumatera Barat. Umumnya gigi yang dikerik akan dibuat meruncing. Mereka yang melakukan ini harus menahan sakit karena prosesnya cukup menyakitkan dan tentunya tanpa obat bius sama sekali.

SORONGI’IS

Di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur terdapat Suku Dhawe yang memiliki ritual khusus penanda kedewasaan. Remaja yang sudah dianggap memasuki usia dewasa di suku Dhawe akan dipotong giginya atau dikenal dengan istilah Sorongi’is. Sorongi’is dilakukan dengan cara menancapkan batu asah kecil ke gigi orang yang melakukan ritual tersebut. Setelah tertancap, batu asah tersebut digosok-gosok secara berulang kali.

PENAMOU

Di Suku Naulu yang berada di Petuanan Negeri, Dusun Bonara, Kecamatan Seram Utara, Pulau Seram, memiliki tradisi khusus sebagai penanda jenjang kedewasaan seseorang dalam sukunya. Tradisi yang dinamakan Penamou tersebut hanya dilakukan oleh wanita saja, khususnya yang sudah datang bulan. Penamou dilakukan dengan cara mengasingkan gadis yang sedang datang bulan tersebut ke sebuah rumah khusus. Mereka tidak boleh berinteraksi dengan siapapun. Para lelaki pun tak boleh melewati rumah tersebut.

FAHOMBO

Fahombo juga disebut sebagai lompat batu. Ritual ini dilakukan oleh orang-orang di Desa Bawomatoluo di Nias Selatan. Falombo ini hanya dilakukan oleh para lelaki yang sudah cukup umur dan dianggap dewasa.  Jika seorang laki-laki yang ingin memperoleh predikat sebagai pria dewasa, maka dia harus melakukan Fahombo atau melompati batu dengan ketinggian tertentu.

Nah itu dia beberapa adat budaya yang masih dilakukan oleh masyarakat Indonesia, meskipun sekarang zamannya sudah maju dan mungkin ada beberapa ritual yang dianggap unik atau bahkan diluar kebiasaan orang modern, akan tetapi sudah sepatutnya kita mengetahui dan menjaga kelestariannya. Karena biar bagaimanapun budaya indonesia merupakan salah satu warisan leluhur yang patut dilestarikan.

#IngatRadioIngatCakra

#GeberMerdekaBray

1234...13berikutnyaHalaman 1 dari 5