6 Peristiwa Antariksa Tahun 2016
Jan201611

Diantara keindahan angkasa, tahun 2016 ini mungkin akan menjadi tahun yang paling diingat untuk para pengamat benda-benda langit, apalagi buat baraya yang menanti-nanti keindahan di langit. Hmm… bakal ada apa aja nih kira-kira?

Gerhana Matahari Total-  8 Maret
Gerhana matahari total akan menjadi fenomena paling luar biasa pada tahun ini. Gerhana matahari total terjadi ketika bulan berada tepat di depan matahari dan menutupinya secara total setidaknya selama 4 menit dan akan terlihat jelas di sepanjang wilayah yang mencakup Asia Tenggara, berawal dari Indonesia menuju bagian barat dari Samudera Pasifik. Sebuah gerhana parsial, dimana gerhana ini terlihat seperti sebuah gigitan akan terlihat pula di sebagian besar wilayah Asia, Oceania dan Australia. Kalo di Soreang keliatan juga nggak yah?

Hujan Meteor Eta Aquarid- 6 Mei
Selain gerhana matahari total, akan ada juga peristiwa tahunan hujan meteor pada tahun ini yang sayangnya akan tertutup oleh silaunya cahaya bulan, namun tidak untuk hujan meteor the Eta Aquarids yang dapat kita amati. Puing-puing yang terbentuk dari komet Halley ini akan menghujani  atmosfer bumi pada malam hari tanggal 6 Mei hingga pagi pada tanggal 7 Mei.
Pada tahun ini terjadi pula puncak dari peristiwa bulan baru, sehingga langit akan berwarna cukup gelap. Di sebuah desa gelap yang berada di belahan bumi utara setidaknya sekitar 30 meteor per jam akan terlihat, sementara di belahan bumi bagian selatan diperkirakan meteor yang akan terlihat sebanyak 60 meteor.

Transit of Mercury- 9 Mei

Siluet dai Planet Merkurius akan terlihat di permukaan matahari (ilustrasi dari Esa,NASA,Soho/nationalgeographic.com)

Kebayang ga sih bray, ketika planet Merkurius akan meluncur kearah matahari? Fenomena ini akan terjadi pada hari Senin tanggal 9 Mei untuk pertama kalinya pada 10 tahun pertama. Siluet kecil dari planet ini akan terlihat selama sekitar 7 jam ketika planet ini sedang berada di dalam jalur melewati matahari, mulai pukul 11:12 GMT hingga 18:42 GMT. Jika cuaca mendukung, peristiwa ini akan terlihat di sebagian besar wilayah Amerika dan Eropa Barat, dan beberapa wilayah di Afrika dan wilayah sebagian Asia. Tapi saying sekali, tampaknya untuk baraya yang berada di Asia timur dan Australia akan melewatkan peristiwa ini, karena perbedaan waktu antar siang dan malam hari disana.

Celestial Line Up- 23 Agustus
Saat malam tiba, antara tanggal 23 dan 24 Agustus, sebuah rasi bintang akan berada dalam garis yang selaras dengan dua planet, dan kejadian ini dapat dinikmati dengan mata telanjang . Peristiwa dimana ketika Mars dan Saturnus bersama dengan Antares, yang merupakan bintang utama dari rasi bintang Scorpio berada dalam garis yang selaras. Kejadian ini akan semakin menjadi menarik, ketika tiga benda langit ini akan membentuk garis vertical yang dramatis pada bagian barat daya langit malam hari. Dan akan semakin terlihat jelas jika dilihat menggunakan sebuah teropong.

Venus bertemu dengan Jupiter- 27 Agustus

Gunakan teleskop untuk melihat keindahan antara dua planet terterang di langit, pada tanggal 27 Agustus (ilustrasi oleh Andrew Fazekas,Skysafari/nationalgeographic.com)

Dua benda langit yang paling terang setelah matahari dan bulan akan berada di jarak yang sangat dekat pada tanggal 27 Agustus mendatang. Planet yang berdampingan ini, Venus dan Jupiter akan memiliki sebuah jarak yang sangat dekat pada saat sore hari dan terlihat di langit sebelah barat. Kedua planet ini hanya akan dipisahkan sekitar ukuran sepertiga diameter bulan di langit. Nah baraya bisa menggunakan teropong untuk menikmati keindahannya.

Mars and Lagoon- 28 September

Pada tanggal 28 September, Planet merah akan berada tepat berdampingan dengan nebula Lagoon. (ilustrasi oleh Andrew Fazekas,Skysafari/nationalgeographic.com)

Ketika planet Mars akan berada di saat ia menjadi lebih besar dan terang di langit bumi pada awal tahun ini, sekitar akhir Mei dan awal Juni, planet ini akan terlihat sangat indah bersama bintang-bintang lainnya. Ketika malam hari tiba pada tanggal 28 September.